UTS Metode Penulisan Laporan: Penulisan BAB 1 Pendahuluan Tugas Akhir
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perkembangan media masa saat ini merupakan kebutuhan dalam mendukung berbagai aktifitas urban. Dalam era global saat ini teknologi yang berkembang, kian memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi secera cepat dan mengikuti perkembangan. Media masa pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua kategori yakni media massa cetak dan media massa elektronik. Namun seiring dengan berjalanya waktu dan kemajuan teknologi informasi media massa juga berkembang pada ranah online. Disamping media komunikasi yang telah terlebih dahulu akrab dan diterima khalayak seperti media cetak dan media elektronik, media online kini telah menjadi salah satu media komunikasi yang memulai mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Keberadaanya juga mulai menjadi favorit bagi seluruh masyarakat. Serta telah menjadi salah satu sarana infomasi bagi masyarakat, lembaga sosial, dunia bisnis, dan pemerintahan.
Media online (online media) disebut juga digital media adalah media yang tersaji secara online di internet. Istilah media online sebenarnya masih belum sepenuhnya bahasa Indonesia, masih kental bahasa Inggris. Istilah media online adalah media daring (media dalam jaringan), dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) disebutkan, daring itu singkatan dalam jaringan internet. Daring adalah akronim dalam jaringan, terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya.
Jurnalisme online merupakan generasi baru seiring kemunculan media internet sebagai salah satu media baru. Jurnalisme online merupakan jurnalisme generasi ketiga setelah jurnalisme cetak (koran,majalah,tabloid,dsb), jurnalisme elektronik (televisi dan radio). Jurnalisme online memiliki beberapa sebutan lain seperti jurnalistik digital, jurnalistik cyber, jurnalisme daring, jurnalisme website, dan jurnalistik media. Tidak seperti jurnalisme cetak maupun elektronik, jurnalisme online menyajikan berita yang berupa gambar atau foto, grafis, suara, teks, video maupun penggabungannya.
Media online (online media) juga berati media massa yang tersaji secara online di situs web (website) internet. Media online adalah media massa generasi ketiga setelah media cetak (printed media) seperti koran, tabloit, majalah, buku dan media elektronik (electronik media) seperti radio, televisi, dan filim/vidio. Media online merupakan produk jurnalisme yang didefinisikan sebagai pelaporan fakta atau peristiwa yang diproduksi dan didistribusikan melalui internet.
Tempo.co didirikan pada tahun 1996 oleh Yusril Djalinus, Bambang Bujono, S. Prinka, dan Saiful B. Ridwan dengan nama Tempointeraktif. Sebelumnya, PT Tempo Inti Media, Tbk. telah melahirkan majalah mingguan Tempo yang mengalami pemberedelan selama dua kali pada masa Orde Baru. Geliat Kelompok Tempo Media setelah mengalami pemberedelan dimulai dengan pembuatan situs Tempointeraktif, yang akhirnya menjadi pionir berita internet di Indonesia.
Tempo.co sebagai salah satu situs media daring memiliki 12 kanal yang dapat diakses oleh pembaca. Salah satunya adalah kanal nasional yang memuat berita nasional, terpopuler, hukum, politik, info nasional, dan video.
Perkembangan teknologi membuat jumlah media daring melonjak, baik legal maupun tidak. Media daring banyak dan dapat diakses siapa saja, memiliki kredibilitas yang rendah. Jika dibandingkan dengan koran/media cetak, media daring memiliki ratusan berita setiap harinya. Ratusan berita yang diunggah tersebut memiliki kredibilitas tidak cukup tinggi. Kesesuaian antara judul dan isi berita terkadang tidak sama. Judul dibuat semenarik mungkin, namun tidak diimbangin dengan isi berita yang sesuai.
Berita memang tidak dapat terlepas dari unsur pelaporan suatu peristiwa tertentu. akan tetapi, tidak semua kejadian atau peristiwa dapat dilaporkan kepada khalayak sebagai berita. Pekerjaan seorang guru mengajar di sekolah dan percekcokan antar pedagang dan pembeli di pasar tidak perlu dilaporkan kepada khalayak. Kedua peristiwa tersebut tidak memiliki nilai berita. Agar berita dapat bermanfaat bagi kepentingan banyak orang, berita harus memiliki nilai berita.
Sesuai dengan latar belakang diatas, penulis meneliti penerapan unsur layar berita terhadap isi berita pada kanal nasional media daring tempo.co.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan pertanyaan pada latar belakang di atas berkaitan dengan tugas akhir ini penulis menyajikan rumusan masalah, sebagai berikut:
“Bagaimana penerapan unsur layak berita terhadap isi berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020.”
1.3. Batasan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas dalam tugas akhir ini penulis membatasi rumusan masalah, sebagai berikut:
1. Unsur layak berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
2. Isi berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
3. Penerapan unsur layak berita terhadap isi berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
1.4. Tujuan Penulisan
1. Untuk memahami unsur layak berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
2. Untuk memahami isi berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
3. Untuk memahami penerapan unsur layak berita terhadap isi berita pada kanal nasional dalam media daring tempo.co edisi Selasa, 3 Maret 2020
1.5. Sistematika penulisan
Laporan tugas akhir ini terdiri dari 5 bab, antara lain:
1. Bab I Pendahuluan
Menjelaskan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penulisan, dan sistematika penulisan.
2. Bab II Tinjauan Pustaka
Menjelaskan mengenai definisi media daring (media online), definisi dan ragam unsur layak berita, definisi berita, dan sejarah tempo.co.
3. Bab III Metodologi
Menjelaskan mengenai metode penelitan yang digunakan, jenis data dan sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.
4. Bab IV Hasil dan Pembahasan
Memaparkan dan menganalisis data-data yang didapatkan dari hasil penelitian.
5. Bab V Penutup
Menjelaskan mengenai kesimpulan akhir penelitian dan saran-saran yang direkomendasikan berdasarkan pengalaman di lapangan untuk perbaikan proses pengujian selanjutnya.
Meilila Syavira
PB 4D
1806321032
Komentar
Posting Komentar